Percakapan
antara mb N dan Mr. E di jalan menuju surau...
N: Tanggal 14 September ditetapkan sebagai Hari
Kunjung Perpustakaan. Apa yang melatarbelakangi penetapan tersebut?
Mr. E: Bingung??? (Krik2.... )
N: Tapi kita sehrusnya bersyukurlah, ternyata bangsa ini masih ada kepedulian untuk memberikan
hari yang khusus untuk berkunjung ke perpustakaan. Walapun, ngk populer seperti
hari lainnya.
Mr. E: ee... luar sana katanya ada loo yg sgt peduli....
N: luar mana??
Mr. E: Luar angkasa. Tp ngk penting
jg ngomongin sejarah. Kedepannya ja perpustakaan masih ambigu. Kalah ma
teknologi yang menjadikan bangsa maju, seperti bangsa lain.
N: Ciahhh.. Bukankah bangsa yang hebat adalah bangsa yang
menghargai sejarah bangsanya? Dan dimana juga sejarah itu tersimpan, jika bukan
di perpustakaan, museum, arsip negara, dan tempat-tempat penting lainnya?
Mr. E: Sok lo....Bangsa yang kuat adalah bangsa yang
mendidik generasinya menjadi generasi cerdas.
N: Dan bagaimana cara mencerdaskan generasi bangsa
ini?
Mr E: disekolahin biar
pinter...
N: Sekolah kalau ngk da perpustakaan jg anak sulit dpt byk referensi ilmu..
Mr.E: Toko buku ada. Kn?
N: Mau borong buku ya mas. Ya ku dibagi2...
Me.E: (arep njawab op? Ak kalah kie...) manut....??
N: Makanya berkunjung ke perpustakaan. Kalau mau menjadikan bangsa yang
hebat rajin-rajinlah mengajak murit2 PAUD ke perpustakaan, agar dia gemar membaca.
Kenapa gemar membaca itu penting? Karena dengan banyak membaca, seseorang akan
memiliki pengetahuan yang luas, dia dapat menjadi apa saja yang dia inginkan,
dan di masa depan, pasti menjadi orang hebat.
Mr.E: Anak PAUD?
N: Kalau ngk sejak dini, Kpn lagi?
Nti kyk ak looo , untk sadar ja
sulit pa lg melakukan.
Mr. E: salut2. Sholat sek biar lek sadar.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar