Minggu, 14 September 2014

Hari Kunjung Perpustakaan



Percakapan antara mb N dan Mr. E di jalan menuju surau...

N: Tanggal 14 September ditetapkan sebagai Hari Kunjung Perpustakaan. Apa yang melatarbelakangi penetapan tersebut?

Mr. E: Bingung??? (Krik2.... )

N: Tapi kita sehrusnya bersyukurlah, ternyata  bangsa ini masih ada kepedulian untuk memberikan hari yang khusus untuk berkunjung ke perpustakaan. Walapun, ngk populer seperti hari lainnya.

Mr. E: ee... luar sana katanya ada loo yg sgt peduli....

N: luar mana??

Mr. E:  Luar angkasa. Tp ngk penting jg ngomongin sejarah. Kedepannya ja perpustakaan masih ambigu. Kalah ma teknologi yang menjadikan bangsa maju, seperti bangsa lain.

N: Ciahhh.. Bukankah bangsa yang hebat adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya? Dan dimana juga sejarah itu tersimpan, jika bukan di perpustakaan, museum, arsip negara, dan tempat-tempat penting lainnya?

Mr. E: Sok lo....Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mendidik generasinya menjadi generasi cerdas.

N: Dan bagaimana cara mencerdaskan generasi bangsa ini?

Mr E:  disekolahin biar pinter...

N: Sekolah kalau ngk da perpustakaan jg anak sulit dpt byk referensi ilmu..

Mr.E: Toko buku ada. Kn?

N: Mau borong buku ya mas. Ya ku dibagi2...
Me.E: (arep njawab op? Ak kalah kie...) manut....??
N: Makanya berkunjung ke perpustakaan. Kalau mau menjadikan bangsa yang hebat rajin-rajinlah mengajak murit2 PAUD ke perpustakaan, agar dia gemar membaca. Kenapa gemar membaca itu penting? Karena dengan banyak membaca, seseorang akan memiliki pengetahuan yang luas, dia dapat menjadi apa saja yang dia inginkan, dan di masa depan, pasti menjadi orang hebat.
Mr.E:  Anak PAUD?
N: Kalau ngk sejak dini, Kpn lagi?
    Nti kyk ak looo , untk sadar ja sulit pa lg melakukan.

Mr. E: salut2. Sholat sek biar lek sadar.....